Rabu, 26 Oktober 2016

Contoh Permainan olahraga tradisional

Leave a Comment

Saat ini, buah hati kita sering memainkan permainan yang cenderung berbasis teknologi, seperti permainan di gadget ataupun permainan lainya yang sejenis. Hal itu menyebabkan anak kurang bergerak dan kurang melakukan aktivitas di luar ruangan. Akibat dari hal tersebut adalah sistem saraf motorik anak kurang terlatih. Bahkan pada tingkat yang lebih serius menyebabkan pertumbuhan dan perkembangan anak akan terhambat. Oleh karena itu, penting kiranya bagi kita selaku orang tua memperkenalkan permainan olahraga tradisional yang cenderung berbasis fisik, sehingga anak dapat bergerak dengan optimal.

Pastilah bunda masih ingat permainan – permaian yang bunda mainkan ketika bunda kecil, sangat menyenangkan dan dapat meningkatkan kemampuan sosialisasi kita. Berikut adalah beberapa permainan olahaga tradisional yang dapat dimainkan oleh buah hati bunda.
Permainan benteng ( benteng – bentengan )

Permainan ini adalah jenis permainan yang dialkukan secara beregu. Dimana terdapat dua buah regu yang masing – masng terdiri dari 4 – 5 orang. Jumlah orang dalah masing – masing regu harus sama karena setiap orang memiliki fungsi masing – masing. Setelah itu setiap regu memilih tempat atau tanda yang dijadikan benteng atau markas. Peraturan permainan ini adalah masing – masing regu harus dapat menembus benteng pertahanan lwan. Permainan ini dilakukan secara bergantian diman satu regu menjadi pihak yang menjaga beneng adan pihak lain berperan sebagai perebut benteng. Pada permainan ini dituntut strategi untuk masing – masing regu dimana setiap personil regu berugas untuk menjaga atau menyerang. Dibutuhkan ketangkasan gerak agar dapat mencapai masing – masing tujuan. Kemenangan ditandai dengan teraihnya benteng pihak lawan sambil meneriakkan kata “benteng”.

Boy – boyan
Permainan ini dilakukan secara bersama – sama di mana ada satu orang yang menjadi “kucing”, tugasnya ia harus mengenai pemain lain yang bukan kucing dengan menggunakan bola buatan yang biasanya terbuat dari plastik yang digumpal – gumpal dan diikat dengan karet. Semua pemain dapat berlari secepat mungkin menghindari bola yang dilemparkan oleh kucing, namun tidak boleh keluar dari area yang telah ditentukan. Permainan ini dapat melatih ketangkasan dan konsentrasi.

Banyak sekali permainan olahraga tradisional yang sangat menarik dan bermanfaat untuk buah hati kita maka bunda jangan ragu untuk mengajarkannya.
If You Enjoyed This, Take 5 Seconds To Share It

0 komentar:

Posting Komentar